Thursday, October 20, 2016

Ch 1 Nature and Characteristics of Research

Educational Research Its Nature and Characteristics 


1. The Nature of Educational Research

Penelitian pada dasarnya merupakan sebuah aktivitas dan proses yang dilakukan dengan berbagai macam prosedur, karakteristik yang umum dapat membantu mendefinisikan keasliannya.
1.1. The Empirical Nature
Sebuah pendekatan empiris yang kuat, secara teknis Empirical Nature adalah konsep dari semua ilmu pengetahuan yang dibagi dari pengalaman yang datang dari observasi dan eksperimen. Tetapi pengalaman ini harus dapat menyimpulkan informasi, sehingga bisa diproses menjadi ilmu pengetahuan.
1.2. The Systematic Process of Research
Penelitian adalah sebuah proses dan hal tersebut dilakukan didalam penelitian yang sistematis. Mc Milan mendefinisikan proses yang sistematis merupakan proses mendapatkan dan menganalisa informasi atau data untuk tujuan tertentu.
1.3. The Validity of Educational Research
Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya.
a. Internal Validity
Internal Validity merupakan hasil yang dapat diintrepretasikan ke akuratannya
b. External Validity
External Validity merupakan hasil yang dapat digeneralisasikan ke populasi.
1.4. The Reliability of Educational Research
Reabilitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Bila suatu alat pengukur digunakan dua kali untuk mengukur hal yang sama dan hasil pengukuran yang diperoleh sama, maka alat pengukur tersebut dapat dipercaya. Dengan kata lain realibility menunjukan konsistensi suatu alat pengukur pada gejala yang sama.
1.5. Research Has a Variety of Paradigms
Semua yang biasa diobservasi didalam kelas untuk mengontrol kondisi didalam sebuah labolatorium belahar merupakan penelitian. Berikut merupakan paradigma yang populer:
a. Positivist
Para peneliti menggunakan metode scientific ketika melakukan penelitian. Ini merupakan realita dan merupakan tugas seorang peneliti untuk menjelajahinya.
b. Post-positivist
Postpositivist percaya bahwa hubungan variable penelitian dapat mempengaruhi nilai, teori, dan kondisi yang tidak termasuk dalam studi penelitian.Tujuan mereka untuk mengeliminasi penjelasan alternatif untuk hasilnya.
c. Constructionist
Berbeda dengan positivist dan postpositivitist, construction tidak dimulai dengan teori untuk dites, tetapi mengembangkan teori untuk diuji pada data.
d. Transformative
Peneliti yang transformatif menggunakan pendekatan politik dan menghitung perbedaan dalam meneliti. Sehingga kita mengerti kebenaran dari temuan untuk semua subgrup

2. Classification of Educational Research

Banyak cara untuk mengklasifikasi penelitian edukasidan autor menggunakan sistem klasifikasi dengan derajat kompleksitas yang berbeda-beda.
2.1. Basic and Applied Research
Tujuan dari Applied Research untuk mengatasi masalah praktis dan menengah, kemudian tujuan dari Basic Research memiliki orientasi yang lebih general, menambahkan disiplin ilmu pengetahuan.
2.2. Qualitative and Quantitative Research
Penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang lebih difokuskan pada pemahaman fenomena sosial dari sudut pandang pertisipan. Penelitian kualitatif tidak dapat diukur menggunakan prosedur-prosedur statistik. Kemudian penelitian kuantitatif adalah metode penlitian yang bersifat deskriptif dan menggunakan prosedur-prosedur statistik.
2.3. General Methods of Research
Berikut merupakan metode-metode yang general dalam sebuah penelitian:
a. Experimental Research
b. Quasi-Experimental Research
c. Non-Experimental Research
d. Historical Research
e. Ethnographic Research

3. The Role of Theory

Term dari teori sering digunakan dalam penelitian edukasi. Contohnya kita berbicara masalah teori kurikulum atau teori pembelajaran. McMillan mendefinisikan teori sebagai sebuah set proporsi yang menjelaskan hubungan antar fenomena observasi.

4. The Activity of the Research Process

Proses yang sistematis dari penelitian yang memimpin aktivitas umum. Sebuah proses penelitian dapat dilihat sebagai aktivitas yang saling sekuensial dengan kemungkinan overlap dan fluktuas

Scan: Chapter 3

Ch. 3 chapter

Ch. 2 Identification of a Research Problem

Identification of a Research Problem 

Pemisah Halaman 
Table of Content 
 
1.Selection of a Research Problem3 
2.Statement of the Research Problem3 
2.1.Constants, Variable, and Operational Definition3 
2.1.1.Independent and Dependent Variables3 
2.1.2.Dependent Variables4 
2.1.3.Other Type of Variables4 
2.1.4.Operational Definition4 
2.2.Hypotheses and the Statement of Problem4 
2.3.Type and Forms of Hypotheses4 
2.3.1.Non Directional Research Hypothesis4 
2.3.2.Directional Research Hypothesis5 
 
Pemisah Halaman 
  1. Selection of a Research Problem 
Bagian yang baik dari penawaran penelitian dengan menghasilkan jawaban yang bagusItu merupakan solusi dari masalah penelitianIdentifikasi terhadap permasalahan penelitian melibatkan lebih dari hanya menyediakan pernyataan ad hoc atau pertanyaan tentang bidang minatLangkah pertama dalam identifikasi melibatkan pemilihan topik penelitianKemudian pernyataan spesifik  dari masalah yang dihasilkan dari topikJika hipotesis teridentifikasibersama dengan pernyataan dari permasalahan yang melibatkan penggunaan istilah spesifik tentang variabel dan kondisi 
Pemilihan sebuah permasalahan dalam penelitian adalah sebuah pertanyaan yang bagus untuk diajukanPertanyaan yang relevan dan penting ada di dalam konteks pendidikanTerdapat berbagai macam jalan untuk mengetahui sebuah permasalahan dalam penelitan yang dipilihtidak semua dari mereka karena motivasi internal penelitidiinginkan seperti yang mungkin terlihatJalan yang kedua adalah melalui diskusi dengan beberapa mahasiswa lulusanbeberapa dari mereka yang lebih jauh dari program pascasarjana dan dapat menyediakan pengelihatan ke dalam proses seleksi. Dan juga pemilihan sebuah permasalahan penelitian dapat dilihat menjadi sesuatu dari proses luar seperti yang dijelaskan sebelumnyaada faktor tertentu yang memfasilitasi proses tersebut 
Permasalahan penelitian seharusnya menarik bagi para peneliti dan paling sedikit diakui bagian dari profesi pendidikanKeaslian harus diperhitungkan , utamanya jika topik penelitian sedang digunakan sebagai thesis, tetapi lengkapnya ide asli penelitian  adalah langkatingkat duplikasi atau replikasi yang diinginkan dalam studi tersebut tergantung pada wilayah tertentu dan kondisi penelitian. 
  1. Statement of the Research Problem 
Pemilihan dari permasalahan penelitian tidak terlalu perlu bearti bahwa itu adalah memadaiBiasanyapermasalahan membutuhkan beberapa pengerjaan ulang untuk mendapatkannya ke dalam bentuk yang cocok untuk penelitian untuk dilanjutkan secara efektif. 
  1. Constants, Variable, and Operational Definition 
Dengan sendirinyasebuah pernyataan dari sebuah permasalahan biasanya menyediakan hanya petunjuk yang umum untuk penelitian. Terdiri dari sebuah pernyataan yang Constant, Variable dan Operational Definition. 
Constant adalah sebuah karakteristik atau kondisi yang sama terhadap semua individu di dalam penelitianKemudian Variable adalah karakteristik yang mengambil perbedaan nilai atau kondisi dari beberapa individu. Ada beberapa variable yang di contohkan diatas yaitu Metode Pengajaran. Variable terdapat jenis jenis yang berbeda yaitu Independent dan Dependent Variable, Dependent Variable, Variable yang lain dan definisi operasional. 
  1. Independent and Dependent Variables 
Independendent and Dependent variable adalah variable yang pada umumnya ada di penelitian yang dapat diidentifikasi sebagai independent atau dependent variable. Penamaannya berasal dari matematika, yang pengertian umumnya dapat dikatakan sebagai variable dependent jika dalam beberapa cara tergantung pada variable independen. 
  1. Dependent Variables 
Dependent variable adalah variable hasil dan variablenya digunakan didalam statistikaContohnya dalam suatu penelitian terhadapt efek pujian guru didalam prestasi membaca bagi anak tingkat dua. Variable dependen dapat dikatakan sebagai variabel prediksi di dalam penelitian. 
  1. Other Type of Variables 
Terdapat beberapa macam dari variable yang sering diacu dalam sebuah penulisan penelitianVariabel kontrol adalah variable independen selain daripada variable independen dari kepentingan utama yang menyebabkan efek yang ditentukan oleh penelitiKemudian Variable moderator adalah variabel independen yang tidak menjadi kepentingan utama terhadap tingkat, yang mana dikombinasikan dengan tingkat dari variabel independen dari yang menghasilkan efek berbeda. Variable terkutuk adalah kondisi dimana efek dari dua variabel independen yang tidak dapat dipisahkan. 
  1. Operational Definition 
Definisi operasional adalah dimana suatu variabel dan kondisi dari penelitian yang mesti didefinisikan secara operasionaldalam pengukuran sebuah prestasi, yang harus memasukkan suatu proses proses atau operasi yang akan digunakan sebagai mengukur fenomena tersebut atau variabel yang diteliti. Atau dengan kata lain variabel yang diperlukan sebelum suatu operasi diidentifikasi. 

  1. Hypotheses and the Statement of Problem 
Hipotesis dan Pernyataan dari permasalahanHipotesis adalah dugaan atau mengira dari solusi dari suatu permasalahan atau status dari suatu situasiDalam pemikirian umumhipotesis dapat diambil dari beberapa karakteristik dari teori, yang mana biasanya di gunakan dalam skala luas dari generalisasi tentang fenomena yang terjadi. 

  1. Type and Forms of Hypotheses 
Tipe dan bentuk dari sebuah hipotesis dapat dibagi menjadi duayaitu nondirectional Reasearch hypothesis dan directional reasearch hypotesis. 
  1. Non Directional Research Hypothesis 
Berdasarkan pernyataanya non directional research hypotesis adalah suatu populasi yang tidak sama dengan paramater yang sedang dilakukan penelitianCatatanini mengizinkan dari suatu populasi diartikan sebagai yang terbesar dari parameter atau dibawah dari parameter penelitian. 
  1. Directional Research Hypothesis 
Directional Reasearch Hipostesis membutuhkan sesuatu yang kecil tapi perubahan yang pentingAlternatif hipotesis mengindikasikan arah dari hasil yang diharapkan dan hipotesis yang kosong mengandung semua yang mungkin dari keluaran yang diinginkan. Directional reasearch hipotesis hasil yang diharapkan sama dengan paramater yang digunakan dalam sebuah penelitian yang menghasilkan semua keluaran yang mungkin terjadi dari penelitian.